Rabu, 11 November 2009

A Month of Joy

Sudah hampir menjelang sebulan, mahasiswa" STAN merasakan betapa hidup menjadi lebih berwarna karena longgarnya jadwal. OK, mendapatkan undian hadiah mobil Porshe juga akan memberikan sensasi yang sama. Hanya saja, itu di luar konteks. Yep. Pembangunan dan renovasi besar"an yang dilakukan lembaga di awal tahun ajaran baru memakan korban hampir semua gedung, kecuali gedung I. Otomatis, gedung ini dijadikan pusat semua proses kegiatan perkuliahan semua spes di semua tingkat. Karena ruang kelas yang terbatas dan banyaknya kelas yang ada yang harus menggunakan gedung ini, sekre akhirnya mengambil kebijakan untuk melonggarkan jadwal.


Ini, as in longgarnya jadwal, dimanfaatkan betul oleh beberapa kelompok mahasiswa. Bagi mereka, ini adalah kesempatan emas untuk melakukan hal" yang jarang mereka lakukan ketika jadwal perkuliahan normal berlangsung. Kelompok pertama adalah kelompok hedonis, atau mungkin lebih tepatnya, kelompok sering-mengalami-kebosanan-akut-di-kos. Mereka memandang bahwa menghabiskan waktu di luar bersama kawan" (dan tentunya pacar) adalah jauh lebih indah daripada hanya sekedar mendekam di kosan. Apalagi, seringnya mati lampu yang terjadi di Jakarta akhir" ini, mengakibatkan mereka jadi lebih sering keluar atau jalan". Minimal, ke Bintaro Plaza untuk sekedar cuci mata atau nongkrong di salah satu restorannya untuk memanfaatkan hotspotnya. Tidak hanya itu, mereka juga sering terlihat di Kota Tua, Taman Mini, 21, Tendencies atau nonton Kick Andy di Metro TV.

Kelompok kedua, sebaliknya. Mereka adalah kelompok yang suka ngendon di kosan. Ini mungkin disebabkan oleh adanya akses internet yang memadai untuk dipakai surfing, buffering dan downloading. Saking seringnya mereka download, mereka menjadi rujukan bagi mereka yang ingin mendapatkan MP3 terkini, film" Hollywood terupdate hingga film" ala Glodok. Apabila dimonitor melalui facebook chat, mereka ini terlihat seriiiing sekali online. Dalam kelompok ini, juga termasuk di dalamnya pecinta game DoTA. Tidak jarang mereka menghabiskan malam di gedung” game online yang tersebar di Bintaro. Hal ini juga berarti satu hal, pacar” mereka yang harus siap tidur dengan frown di wajahnya karena diduakan dengan game ini. Hehehe

Kelompok ketiga adalah mereka yang hobi tidur di kosan. Mereka, jelas sekali, BAU NAGA.

Kelompok keempat adalah kelompok alim. Mereka sering sekali mengupdate status mereka di facebook dengan kata" semacam "Ayo Ixxx, jauhkan perutmu dari tempat tidur untuk beribadah", "Sesungguhnya hiasilah malammu dengan sholat tahajud", atau "Janganlah kamu habiskan siangmu untuk tidur. Mengajilah dan kamu akan mengecap nikmatnya iman" Mereka, selama sebulan ini, jadi terlihat lebih alim dari biasanya. Ini adalah hal yang wajar sebagai konsekuensi atas banyaknya kajian" dan majelis" taklim yang mereka ikuti selama sebulan ini, lebih seringnya mentoring" yang dilakukan hingga maksimalisasi muraja’ah mereka. Sering sekali mereka ini terlihat bercengkrama di masjid, mengaji, sampai rajin mengikuti shalat berjamaah.

Kelompok lima adalah kelompok olahragawan. Tiada hari tanpa olahraga bagi penghuni grup ini. Bagian ini, sayangnya, tidak terlalu menarik gender perempuan karena saking seringnya mereka terlihat menghabiskan waktu di tempat futsal hingga di lapangan STANtiago Berdebu. Dalam waktu sebulan, jelas terlihat perubahan dalam diri mereka. Badan yang semakin bugar dan tentunya kaki yang semakin besar.

Kelompok enam adalah kelompok aktivis. Mereka terbagi menjadi tiga bagian, kelompok organda, kelompok elkam dan kelompok kepanitiaan besar. Untuk kelompok organda, mereka jadi terlihat lebih sering berkumpul. Alasannya sih agar menjadi makin kompak. Konsekuensinya, media pengumuman yang terbatas di sekitaran Kalimongso, menjadi terlihat penuh sesak oleh pamflet mereka. Tidak hanya itu, mereka jadi bisa lebih sering berkoordinasi utuk kepentingan Try Outnya, misalnya.

Kelompok elkam juga tidak mau kalah. Mereka jadi lebih sering kumpul atau temu anggota baru. Bahkan, banyak di antara mereka yang terlihat sering mengadakan acara untuk lebih meramaikan kampus, misalnya, cek donor darah. Kelompok terakhir dari bagian ini adalah kelompok kepanitiaan besar. Mereka biasanya tergabung di BEM dan HMS juga. Orang” kepanitiaan seperti NAC, Porma dan Spectacular jadi bisa lebih mematangkan acara mereka. Selain itu, di BEM juga sedang ada acara Magang. Wah, banyak pilihan deh untuk jadi aktivis di kampus ini.

Kabar yang saya dengar sih longgarnya kuliah ini hanya akan berlangsung selama sebulanan. Akan tetapi, kalau melihat tipikal anak STAN yang jarang diberi kesempatan seluang ini, tentunya akan berdampak baik buat mereka yang jarang nyalurin hobi"nya atau melakukan kegiatan yang jarang mereka lakukan seperti yang saya sebutin di atas. Jadi, waktu sebulanan ini, saya rasa cukup lah untuk membuat mereka menjadi pribadi yang lebih baru. OK, mempunyai pacar supermodel juga akan memberikan sensasi yang sama, tetapi, sekali lagi, itu di luar konteks. While you have so much leisure time like this, just don't forget to fill with something useful. Allrite!

we often neglect to find the beauty in things we see every day
Read More...

Jumat, 06 November 2009

Miss Her Much

Ouwwww....at this moment, I really miss my grandma. Yes.
berbeda dengan kebanyakan anak" lain, yang biasanya mengunjungi neneknya di desa, saya mengunjungi nenek di Panti Wreda. Huhuhu. Baru memasuki gerbangnya saja hati saya, jujur, sudah berdesir.

Berdesir karena di sanalah nenek dan masih banyak nenek" lain mengisi hari tuanya. Berdesir karena di saat nenek ingin ke kamar mandi, bukan anak"nya yang menuntunnya, melainkan suster. Berdesir karena nenek harus berbagi kamar dengan 4 orang lainnya.

Selalu dan selalu muncul pertanyaan yang sama. Seberapa sibukkah anak"nya hingga harus mempercayakan perawatan orangtua mereka yang sudah tua. Malam kemarin saya diceritakan oleh nenek saya yang lain bahwa nenek saya di panti seringkali rindu dengan anak"nya. Ingin rasanya memeluk mereka semua di setiap saat beliau butuh.

Saya, sebagai cucu, hanya bisa mempercayakan keputusan keempat anak nenek untuk menempatkan beliau di panti....

Nenek saya itu orang baik. Segala barang pemberian orang" yang berkunjung ke panti selalu diberikan kepada cucu"nya. Saya, yang selalu menyempatkan datang ke panti setiap pulang ke Surabaya dan akan berangkat ke Jakarta, selalu diberi segala macam barang mulai kue, sarung, selimut, handuk dan lain". Masih segar malahan senyuman tulus yang mengiringi pemberian itu. Mungkin saya masih bisa dibilang sebagai cucu yang kurang berbakti karena belum bisa memberikan sesuatu kepada beliau...selain doa

Nekk....aku tahu umurmu tidaklah lama lagi. Ingin rasanya kumemelukmu sekarang....
Huhuhu
*gosh...saya ga kuat lagi

live simply so others may simple live
Read More...

Jumat, 30 Oktober 2009

The Peci-Cap (Not) Strikes Back

Sekali" mosting bener ah. Yap. Di awal" ospek kampus, or so we called it here, Dinamika, Studi Perdana Memasuki Kampus, panitia selalu mewajibkan para mahasiswa-mahasiswi barunya memakai peci hitam sewaktu acara berlangsung. Ga hanya pas acara indoor, bahkan outdoor juga. Albeit, pas bakti sosial (ato waktu itu make yak? Ah, lupa!)

Dalam pandangan saya, memakai peci hitam itu keren. Apalagi kalo dipakai pas sholat. Jadi terlihat lebih tawadhu' gitu. Lihat aja scene pondok pesantren di film Ketika Cinta Bertasbih 2. Kesannya tuh mereka (yang make) rendah hati banget, nrimo ing pandum, ga neko" dan berserah diri kepada Allah SWT.

Memakai peci hitam untuk mahasiswa" baru yang gundul" justru akan meningkatkan kadar kegantengan mereka lho menurut saya. Selaen itu, peci hitam itu juga bisa berfungsi untuk sarana tepe" ke miba dan sebagai medium untuk kipas" kalo mereka kepanasan. Well, OK, kalian bisa hapus semua kata sebelum kata dan.

Sayangnya, heboh penjualan peci hitam pas ospek tidak dibarengi dengan kontinuitas pemakaiannya. Yap. Peci hitam seakan-akan lenyap dari peredaran. Terutama, di masjid". Ketika adzan selesai berkumandang dan iqomat diperdengarkan, yang tampak hanyalah rambut" hitam dan beberapa peci putih milik bapak". Ke manakah kalian peci hitam?

Allah SWT itu menyukai keindahan.
Masuklah masjid dengan pakaian terindah kalian (maaf saya lupa kelengkapan ayatnya)

Dua hal di atas jelas akan terpenuhi apabila kita, para cowok, shalat memakai peci (dalam konteks di sini, peci hitam yee) Allah senang dan saya yakin, hujan rahmat saat itu sedang terjadi.

Tapi, sayang kenyataannya tidak seperti itu. Masih banyak mereka yang sholat dengan memakai kaus. Dari saya, sudah tiga minggu ini, saya pergi ke masjid memakai batik (karena saya yakin batik adalah salah satu karya seni yang indah dari bumi pertiwi) dan tidak lupa memakai peci hitam. At least kan, saya sudah berusaha untuk menyebarkan virus sebarkanlah-keindahan-lewat-peci-hitammu-ketika-di-masjid. Hehehe

tegakkan shalat yuk! Jangan lupa peci hitamnya juga dung:)

one important key to success is self-confidence
Read More...

Jumat, 23 Oktober 2009

Thank God, Everything's Gonna be Brand New!

Bangunan STAN di Jurangmangu terkenal sudah lama sekali berdiri. Menurut IKAPTDK, kampus saya ini sudah berdiri sejak tahun 1964, 19 tahun setelah Indonesia merdeka. Otomatis, gaya bangunannya terkesan kuno, suram, dan beberapa malah ada yang bilang, serem. Di zaman yang serba maju ini (tidak, ini bukan sisipan iklan multivitamin) gedung seperti itu jelas kurang mendukung kegiatan perkuliahan, menurut saya.

Nah, di awal perkuliahan yang baru ini, lembaga mengadakan renovasi total untuk keseluruhan bangunan lama dan pembangunan 3 gedung baru (2 di sisi barat dan satunya di belakang gedung P) Jujur, pembangunan ini merupakan angin segar yang rasanya akan menambah semangat belajar mahasiswanya. OK, mendapatkan hadiah mobil Porshe akan memberikan sensasi yang sama, namun, itu di luar konteks, sodara".

Apabila, kita melewati kampus melewati Bintaro, aroma pembangunan itu akan langsung terasa. Sebagai pelengkap penyambut tamu" agung kampus, lembaga sedang membangun kolam air mancur (yang apabila saya lihat di desainnya itu indah banget!) yang di belakangnya sudah akan berdiri gedung P yang diapit dua gedung kembar (mengapa dua? Karena 112 gedung akan sudah cukup sangat merepotkan. Yak, cukup) Menuju ke timur, terlihat sedang gencarnya konstruksi gedung K yang akan dibuat 4 lantai. Wah bakalan megah nih keliatannya kalo dah jadi!

Selain itu, lembaga juga merenovasi gedung" yang lain. Ga lucu dong kalo gedung" yang baru disandingkan dengan gedung bernuansa 60an. Maka dari itu, sepintas, plafon"nya terlihat dilepasi, warna temboknya dicat lagi, sistem pendinginannya juga (sepertinya sih) diganti dan yang terbaru, untuk mencegah agar kampus ini ga kebanjiran, dibangun sistem drainase yang lebih modern. Box" culvert pun didatangkan untuk mendukung rencana ini. Yah, semoga segera dipasang aja yaa. Musim hujan sudah mulai datang dan saya tidak mau aja melihat air tergenang di mana" dan menyebarkan penyakit demam berdarah

Eenniweii, pembangunan gedung baru, udah. Renovasi, udah. Nah, untuk lebih membuat mahasiswa lebih nyaman di kampus, kanopi" yang ada dibuat lebih panjang dan lebih menjangkau semua gedung. Jadi mahasiswanya ga perlu berpanas-panasan jalan kaki pas siang. Selaen itu, jogging track baru (menurut pengamatan penulis nih) juga dah disiapkan mengitari setengah lapangan STANtiago Berdebu. Angin segar untuk para kekasih yang ingin menghabiskan Minggu pagi tuh. Hehehe

Pembangunan total di awal tahun ajaran baru ini juga ternyata menyisakan masalah kecil bagi sekre. Hanya ada satu gedung (gedung I) yang bisa dipake kuliah. Otomatis, semua spes, dan semua tingkat, mau tidak mau, harus berebut ruangan di gedung ini. Jadwal otomatis menjadi padat dan hampir" tidak menyisakan ruang untuk bernapas, err, maksud saya, untuk mengganti jadwal. Senin sampe Sabtu, mulai jam 8 pagi sampe jam 10 malam, adaaa aja yang lagi kuliah. Oh ya, jumlah SKS yang diterima mahasiswanya juga ikut terpengaruh karena adanya pemadatan jadwal yang terpaksa ini. Anak tingkat II Akuntansi yag notabene harus mendapatkan 23 SKS semester ini hanya mendapatkan 9 SKS, sodara"! Bahkan, anak tingkat III Akuntansi hanya mendapatkan 5 SKS.

Longgarnya kuliah, bagi beberapa mahasiswa, disambut sangat baik. Elemen" kampus yang jarang melakukan temu antaranggota jadi lebih menggencarkan (jelasnya) pertemuan"nya. Para hedonis (baca : penikmat jalan") jadi lebih sering kumpul. Anak" organda daerah bisa lebih punya waktu untuk lebih merekatkan persaudaraan antaranggotanya dan lebih mempersiapkan Try Outnya. Aktivis" BEM dan HMS juga bisa lebih mematangkan acara" yang akan mereka buat. Anak" rohis bisa lebih memaksimalkan muraja'ahnya. Begitu pula para pencinta game online juga bisa lebih memuaskan diri mereka menghabiskan malam" panjangnya.

Kabar yang saya dengar sih longgarnya kuliah ini hanya akan berlangsung selama sebulanan. Akan tetapi, kalau bisa melihat tipikal anak STAN yang jarang diberi kesempatan seluang ini, tentunya akan berdampak baik buat mereka yang jarang nyalurin hobi"nya atau melakukan kegiatan yang jarang mereka lakukan seperti yang saya sebutin di atas. Jadi, waktu sebulanan ini, saya rasa cukup lah untuk membuat mereka menjadi pribadi yang lebih baru. OK, mempunyai pacar supermodel juga akan memberikan sensasi yang sama, tetapi, sekali lagi, itu di luar konteks. While you have so much leisure time like this, just don't forget to fill with something useful. Allrite!

our patience will achieve more than our force

Read More...

Sabtu, 17 Oktober 2009

In Memoriam, Mrs. Djamillah

Salah satu amal yang tidak pernah berhenti mengalir adalah amal jariyah. Salah satu bentuknya adalah ilmu yang diajarkan. Malam ini, berita duka itu muncul tanpa diduga. Ibu Djamillah, guru Bahasa Indonesia saya semasa di SMA Negeri 5 Surabaya dikabarkan meninggal karena kecelakaan di Tretes. Postingan ini sepenuhnya didekasikan untuk beliau....

sewaktu kelas 1, ketika pelajaran Bahasa Indonesia terasa membosankan, beliau masuk ke kelas dengan berjuta gagasan mengenai mind-mapping yaitu menyederhanakan materi dengan gambar" yang menarik. Kala itu, materi hipponim, hipernim dan semacamnya sukses kami tampilkan sekaligus membuat kadar keakraban kami dengan beliau mulai terpupuk.

Semester 2nya, beliau meminta kami untuk membuat suatu wayang"an bertema Soerabaja. Hal yang cukup susah awalnya untuk diwujudkan karena sedikit dari kami yang pernah berkecimpung di bidang tersebut. Akan tetapi, pada akhirnya, pujian pun terlontar dari beliau setelah melihat karya kami

Sewaktu kenaikan, beliau memberikan tugas untuk mengumpulkan semua tugas yang pernah beliau berikan dan membuatnya menjadi suguhan yang menarik pas pengambilan rapor. Masih ingat saya, setelah Shalat Idul Adha, kami ngebut mengerjakan tugas tersebut dan inilah hasilnya...

sayang, karena kesalahan dalam hal penempatan, tugas tersebut jadi sarang nyamuk. Hihihi

Di kelas 2, ide beliau semakin menjadi saja. Kami ditugasi untuk memvisualisasikan drama dengan judul Lakbok. Ide drama kontemporer dengan properti hidup yang keluar dari saya membuat saya otomatis menjadi saudaranya. Setelah proses rapat yang panjang dan syuting yang melelahkan, karya kami jadi juga

sayang, dokumentasinya sekarang entah dibawa siapa...

Ibu, kami mencintaimu sebagaimana Ibu kami sendiri. Sungguh semua memori itu tidak akan hilang ditelan waktu...karena kami mencintaimu. Selamat jalan Ibu Djamillah. Doa kami untukmu...:((

life is really simple, but we insist on making it complicated
Read More...

Senin, 12 Oktober 2009

The Toys are Back!!

Aarrgghhh...
hanya di STAN sodara", walo UAS dah selese sebulan lalu tapi IPK belum keluar" sampe sekarang. Daripada capek nunggu...karena menunggu memang bukan hobi saya sih. Saya, jujur, kadang", sukaa banget menunggu. Asal yang ditunggu udah datang. Hihihi

eniwei, salah satu studio film paporit saya (karena rajin menelurkan film" berkualitas) memberikan bocoran poster" Toy Story 3 yang akan tayang tahun depan,

and here the rest,



cek tanggalnya tuh. Bulan Juni. Kebanyakan film" Pixar yang tayang bulan Juni juga sukses berat lho. Seperti yang di bawah ini nih...





we tend to get what we expect
Read More...

Selasa, 06 Oktober 2009

Monster

Hai readers,
ga nyangka nih, sebulanan di Surabaya ngebuat saya jauh dari blog saya inih. As you may know, liburan saya kali ini terasa berbeda karena sebagian besar waktu saya habiskan di rumah. Macam" lah kegiatannya. Salah satunya, pinjam komik sebanyak-banyaknya nih sodara". Ada taman bacaan yang, sumpah, cozy banget deket tempat tinggal saya.

Dari sekian banyak judul buku, err, maksud saya, komik, yang saya pinjam, yang di bawah ini recommended sekali
ini nih sinopsisnya

bersettingkan tahun 1986 dan sepuluh tahun sesudahnya di Jerman, 18 volume komik ini bercerita tentang dr. Kenzo Tenma, seorang ahli bedah otak jenius. Segalanya tampak mudah baginya di tahun 1986 itu, bertunangan dengan putri direktur rumah sakit dan karir yang menjanjikan di rumah sakit. Namun, pada suatu malam, ia harus melawan perintah direkturnya. Alih" mengoperasi walikota, ia justru mendahulukan seorang anak laki" penasihat Departemen Dalam Negeri Jerman Timur yang tewas malam itu.

Sebelumnya, anak tersebut ditemukan masih hidup bersama saudara kembarnya, perempuan, dalam peristiwa mengerikan tersebut. Hanya saya, saudara perempuannya terlihat mengalami shock berat. Dua hari sesudahnya, Direktur Rumah Sakit dan beberapa orang dokter ditemukan tewas dan kedua anak kembar itu hilang!

10 tahun sesudahnya, dr. Tenma dipromosikan menjadi kepala dokter bedah di rumah sakit tersebut. Pada suatu malam, ia dipaksa melihat sebuah pembunuhan terhadap pasiennya sendiri dan pelakunya adalah...Johan Liebert, anak laki" yang ia selamatkan sepuluh tahun lalu. Dimulailah petualangan dr. Tenma berkeliling Jerman untuk membunuh monster dalam diri Johan...

*

pertama kali megang nih buku, saya udah kagum dengan guratan gambar Urasawa Naoki yang tegas banget dan plotting yang mantab. Bagaimana tidak, ia berhasil menggambarkan keindahan kota" di Jerman, mulai dari Duesseldorf, Munich, Frankfurt, hingga Praha, ibukota Ceko. Kesemuanya menjadi lengkap dalam kisah thriller psikologis ini dengan bumbu sisa" Perang Dunia II dan gerakan Neo Nazi yang terjadi saat itu. Akan ada banyak sekali tokoh yang muncul dan juga banyak sekali tokoh yang dibunuh yang justru akan menambah kelam suasana. Bagi mereka yang demen dengan komik psikologis, komik ini RECOMMENDED banget dah!

eniwei,
selaen membenamkan diri dengan komik", saya menghabiskan banyak waktu dengan Ibu saya di liburan kali ini lho. Banyak di antara kita yang saking sibuknya dengan kegiatan sampai" gagal menciptakan golden times dengan ibu mereka. Padahal. menurut saya, itu penting sekali untuk pertumbuhan kita. Dimulai dari yang kecil" dulu deh, misalnya, makan semeja bareng ato pijet"an. Dijamin deh, ibu kita jadi makin sayang dengan kita:D

Have you shared enough times with your mother yet folks?

There is no man living who isn't capable of doing more
than he thinks he can do
Read More...

Jumat, 18 September 2009

Sorry 2009

Paraaahhh
banyak warnet yang udah tutup. Padahal masi belum lebaran loh. Note : Ga semua warnet itu cozy dan yap, saya terlihat merana sekali jauh dari internet.
Tapi jujur, saya keliatannya emang kecanduan internet tapi ga cocok buat dimasukin kamp konsentrasi untuk para pecandu akut internet seperti yang di Cina sono. Ga sampe segitunya kale. Saya cuman kasian aja dengan performa hape saya yang lebih sering saya pake Opera Minian daripada sms an. Hihihi

ups maap
lupa ngasi pembukaan yee. Malah marah" mulu. Hehehe
mumpung mau lebaran

Deady Rizky mau ngucapin Taqabbalallahu minna wa minkum
mungkin selama ini saya pernah nulis hal yang ga enak di hati sodara sekalian ato pernah nulis hal yang salah. Ke semua itu murni berasal dari saya pribadi sebagai seseorang yang masih sering diliputi salah dan dosa

maafin ye:D

write your injuries in dust, your benefits in marble
Read More...

Rabu, 09 September 2009

Here in Surabaya...

short post aja dah

OK
pertama-tama saya ga nyangka bahwa Ramadhan kali ini bener" bisa mengalihkan diri saya dari internet. Rasanya susaaahhhh banget buat ngepost

and here goes...setelah menyingkirkan berbagai api membara dalam diri (halah), i'm back to BLOGOSPHERE!!!

ada beberapa hal yang terjadi selama seminggu ini dannnnn...yang paling memorable jelas di bawah ini

wuuu...akhirnya setelah menunggu sekian lama, kesampean juga akhirnya saya ke jembatan Suramadu. Ditemani ibu di bawah naungan matahari pagi hari Senin yang hangat, kami pun berangkat. Sekilas pandangan mata, sedikit ada pengecualian kualitas jalan untuk sepeda motor. Dari 5,6 km yang saya tempuh, di sepanjang jalur terlihat kerusakan di sana-sini. Entahlah, entah itu karena trafficnya yang emang padat ato pembuatannya yang asal"an...

tapi gapapalah
MEMBANGGAKAN sekali rasanya sebagai orang Surabaya punya aset Nasional yang begitu megah!!

selain itu,
ada penyambutan anak" tingkat I STAN. Hmm...taun ini dari Surabaya yang keterima total ada sekitar 32an orang. Semoga mereka kompak yaaa...

oh ya ada lagi,
saya nonton dua film bagus minggu ini. Pertama G.I.: JOE, film yang mengumbar khayalan dan ledakan". Cocok banget dah buat mereka yang gemar banget nongkrong di 21. Yang kedua, District 9. Ini baru film jempol 5 yang khusus banget ditujukan buat moviegoers cerdas! Film indie ini berhasil memukau saya dengan jalinan cerita yang apik, semi dokumenter, dengan visual effect dan penyutradaraan yang apik banget. RECOMMENDED!!

persistence penetrates

Read More...

Kamis, 03 September 2009

Off to Surabaya

masih segar di ingatanku...
ketika aku pulang Gambir beberapa bulan yang lalu, aku kesasar di daerah Mayestik. Cukup lama saya muter" di daerah itu hingga akhirnya menemukan jalan pulang. Sesampainya di rumah, saya mendapati diri saya ditertawakan anak" sekosan karena seyogyanya anak STAN hafal daerah Blok M karena memang daerah itulah yang menghubungkan Bintaro dan JAKARTA yang sebenarnya

tidak hanya itu yang saya dapatkan sodara",
saya juga dikaruniai demam. ASTAGA....sempat saya membatin bahwa hanya beberapa jam terjebak macet dan kehilangan arah di Jakarta saja langsung sakit, bagaimana dengan mereka yang tiap harinya udah terbiasa di jalan yaa....

sungguh Jakarta dengan berjuta pesonanya telah menyihir saya untuk tidak pulang ke Surabaya selama 8 bulan. Waktu yang cukup lama untuk anak yang berdomisili di pulau Jawa. Hehehe....

hmmm....mungkin liburan ini hanya sebulanan but I'm really gonna miss this awkward city
the absurdness
the luxuryness
the individualismness
the religiousness

terutama yang ini nih
orang Jakarta terkenal paling kreatif ini kalo urusan penghijauan....sampe" tong sampah aja disulap jadi tempat tanaman. Trus sampah"nya dibuang di mana yak???

yah...i'm off to Surabaya, Jak!! See you next month!!

years go by to quickly enjoy them
Read More...

Minggu, 30 Agustus 2009

New Template and Dizzy Times

ganti template lagi deh saya untuk yang kedua kalinya. Untuk user Facebook yang ngebaca ni postingan go straigt to my blog dulu yeee (soalnya postingan" saya langsung saya import ke Facebook) Moga" ini jadi yang terakir di taun ini dah. Saya juga baru nyadar kalo template yang kemarin lemot banget kalo dibuka. Dugaan awal : kebanyakan banner dan page" elements yang ga perlu

Hmm...lima hari lagi saya pulang ke Surabaya. Tiket sudah di tangan. Akan tetapi, masih ada satu halangan tantangan yang menanti. Yap. UAS Intermediate dan Lab Intermediate. Ini bukan berarti saya mengentengkan 2 sisanya (PTUN dan HAKN) lho. Akan tetapi, ujian, sebagaimana film, juga punya titik klimaks. Menurut saya, titik puncak ujian ini ya ada di dua itu. Apalagi, saya yang ditempatkan di spesialisasi Akuntansi Pemerintahan menuntut saya untuk selalu bisa menguasai problem" Akuntansi dan kehidupan. OK. Kata setelah kata dan bisa di-delete.

Jadilah mulai Jumat kemarin sampai hari ini, saya duduk", guling", sampe nari kayang buat memahami Leasing, Dilluted EPS sampai Accounting Changes (sumpah, bab ini saya paling ga bisa) Sampe pusingnya saya sampe" ngeganti template yang dah nemenin saya dari lomba blognya BEM kemarin. Heheu.

off to studying. Doakeun saya sukses yee=D

if you think you can't, you won't
Read More...
Loading...